BARONG FESTIVAL, LANGKAH MENUMBUHKAN KESADARAN BUDAYA

Politeknik Negeri Bali merupakan salah satu perguruan Vokasi namun tetap menjaga keekstensian seni budaya bali dalam pengembangan diri mahasiswa dan juga budaya memiliki nilai jual dan penopang pariwisata bali. Hal ini dibuktikan dengan adanya Politeknik Negeri Bali Barong festival. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karawitankampus vokasi terdepan Politeknik Negeri Bali (PNB) menyelenggarakan kegiatan PNB Barong Festival dengan tema “Memperkuat Seni dan Budaya Bali di Era Modernisasi” bertempat depan hotelWing Ed PNB pada 3 Juni 2017. Peserta yang mengikuti ajang festival ini melebihi target yang direncanakan panitia yaitu 20 tim. Total terdaftar 26 tim sebagai peserta dimana 1 tim terdiri dari 3 orang, 1 tukang kendang dan 2 bapang barong. Peserta berasal dari kalangan umum se–Bali. Hal ini menunjukan masih adanya kesadaran dari anak muda untuk melestarikan budaya Bali.

Tari Barong adalah salah satu tarian tradisional yang menggunakan media topeng dan kostum sebagai perwujudan dari makhluk-makhluk yang dipercaya oleh masyarakat Bali. Menurut kepercayaan masyarakat Bali, Tari Barong ini dianggap kesenian yang sakral sehingga terdapat juga kesan mistis di dalamnya. Tari Barong ini merupakan tarian tradisional yang cukup terkenal di Bali. selain memiliki nilai seni, Tari Barong ini juga memiliki makna-makna spiritual di dalamnya.

Tari Barong ini selain sifatnya yang sakral juga bisa menjadi hiburan bagi masyarakat. Untuk Tari Barong yang ditampilkan sebagai bagian dari upacara di Pura, biasanya dilakukan dengan serius. Karena berhubungan dengan makna spiritual yang ada sehingga dilakukan secara sakral. Sedangkan Tari Barong yang ditampilkan untuk hiburan, biasanya diselingi dengan adegan-adegan yang lucu. Selain itu ada juga penampilan atraktif dari penari seperti pertunjukan ilmu kekebalan yang membuat decak kagum para penonton.

Dalam pertunjukan Tari Barong, penari menggunakan kostum dan topeng menggambarkan perwujudan dari hewan atau raksasa yang dipercaya sebagai pelindung. Di Bali sendiri ada beberapa jenis Tari Barong yang biasa ditampilkan diantaranya seperti barong ket, barong bangkal, barong gajah, barong asu, barong brutuk, barong landung, barong macan dan barong kedingkling. Setiap jenis barong tersebut tentunya memiliki cerita dan cara menari yang berbeda-beda.

Namun yang paling sering ditampilkan untuk para wisatawan disana adalah barong ket, Karena memiliki kostum dan tarian yang lengkap. Dalam tari barong ket ini, tariannya di kemas dalam sebuah drama atau cerita tradisional yang menceritakan tentang pertarungan abadi antara kebaikan dan kejahatan. Pertunjukan tari barong ket ini biasanya ditampilkan dengan selingan unsur humor yang dapat membuat penonton terhibur. Selain itu juga diiringi dengan gamelan khas Bali yang membuat pertunjukan semakin meriah dan lebih hidup.

Tari Barong inimerupakan tarian tradisional yang cukup terkenal di Bali. Dalam perkembangannya, tarian ini sekarang tidak hanya dipertunjukan untuk masyarakat local dalam acara tertentu saja, namun juga ditampilkan dalam berbagai acara kepariwisataan. Selain sebagai bagian dayatarik wisata, hal ini juga merupakan suatu wujud usaha masyarakat Bali dalam melestarikan tradisi dan budaya mereka.

Agus Darma selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan PNB Barong Festival 2017 ini baru pertama kali diadakan oleh UKM Karawitan, sebelumnya UKM Karawitan belum memiliki kegiatan sebagai brand dari UKM. Dengan terselenggaranya PNB Barong Festival ini sudah ditetapkan bersama akan menjadi brand kegiatan dari UKM Karawitan PNB. Selain antusias peserta, antusias dari para penonton pun menjadi faktor keberhasilan dari kegiatan ini. Selain dari kalangan lokal, banyak penonton yang juga berasal dari kalangan wisatawan luar yang tertarik akan Budaya dan Tradisi di Bali, sehingga dapat dikatakan bahwa potensi Budaya dan Tradisi daerah sangatlah tinggi.

Selaku Ketua Panitia, Agus Darma menyampaikan harapannya bahwa melalui PNB Barong Festival ini semoga seniman – seniman di Bali tetap melestarikan Budaya dan Tradisi Baliserta kalangan muda dapat menyadari potensi Budaya dan Tradisi Bali. Dan harapan untuk UKM Karawitan PNB semoga lebih maju, berkembang dari tahun ke tahun dan terinovasi dari kegiatan PNB Barong festival ini serta dapat menciptakan hal baru, memunculkan seni dan gerakan – gerakan positif di UKM Karawitan untuk Politeknik Negeri Bali sebagai kampus vokasi terdepan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *